PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tetap berniat ekspansi ke Malaysia sekalipun persiapannya dibatasi oleh pemerintah setempat. BMRI juga mengakui tidak mudah menambah cabang di negara tersebut sekalipun sudah menyelesaikan persyaratan modal minimum dengan menyetor kurang lebih Rp.1 triliun.
Namun BMRI tetap berjuang mendapatkan tempat lagi di Malaysia untuk mengembangkan bisnisnya dengan alasan yang strategis yaitu potensi remitansi yang besar dari negara itu. Potensi remitansi dari negara ASEAN mencapai US$8,51 miliar dimana untuk Malaysia, porsinya mencapai 20 persen dari angka tersebut.
Sebagai infromasi tambahan Bank Mandiri sudah memiliki delapan kantor cabang khusus remitansi di Malaysia. Juga dilaporkan anak usaha BMRI, PT Mandiri Manajemen Investasi berniat melakukan ekspansi untuk membuka kantor cabang di Dubai yang direncanakan pada 2014. Ekspansi ini untuk mendapatkan nasabah disana.
Dengan kekuatan yang dihasilkan pada kuartal III BMRI berani mengambil semua persyaratan untuk ekspansi ini. Untuk pergerakan saham sampai dengan perdagangan kemarin (31/10) BMRI anjlok lagi hingga 150 poin setelah pada perdagangan hari sebelumnya naik 100 poin.
Secara teknikal saham ini masih berpotensi untuk rebound kembali dimana BMRI mencari pijakan support yang kuat. Untuk arahan perdagangan hari ini saham ini bisa dimiliki namun menunggu harga saham di posisi yang rendah.
Namun BMRI tetap berjuang mendapatkan tempat lagi di Malaysia untuk mengembangkan bisnisnya dengan alasan yang strategis yaitu potensi remitansi yang besar dari negara itu. Potensi remitansi dari negara ASEAN mencapai US$8,51 miliar dimana untuk Malaysia, porsinya mencapai 20 persen dari angka tersebut.
Sebagai infromasi tambahan Bank Mandiri sudah memiliki delapan kantor cabang khusus remitansi di Malaysia. Juga dilaporkan anak usaha BMRI, PT Mandiri Manajemen Investasi berniat melakukan ekspansi untuk membuka kantor cabang di Dubai yang direncanakan pada 2014. Ekspansi ini untuk mendapatkan nasabah disana.
Dengan kekuatan yang dihasilkan pada kuartal III BMRI berani mengambil semua persyaratan untuk ekspansi ini. Untuk pergerakan saham sampai dengan perdagangan kemarin (31/10) BMRI anjlok lagi hingga 150 poin setelah pada perdagangan hari sebelumnya naik 100 poin.
Secara teknikal saham ini masih berpotensi untuk rebound kembali dimana BMRI mencari pijakan support yang kuat. Untuk arahan perdagangan hari ini saham ini bisa dimiliki namun menunggu harga saham di posisi yang rendah.
Sumber : www.vibiznews.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar