(Vibiznews
– Banking) Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga PT Bank Pembangunan Jabar dan
Banten Tbk (BJBR) pada kuartal keempat 2013 diharapkan dapat tumbuh
signifikan. Hal itu sejalan dengan meningkatkan kerjasama dengan
institusi dan perusahaan potensial yang sudah dijalankan.
Ekspansi kredit yang agresif, penerapan manajemen risiko yang baik
disebutkan sangat diperlukan BJBR agar kualitas kredit yang tercermin
dalam rasio non-performing loan dapat terkendali.
Sebelumnya, hingga akhir kuartal III tahun ini, BJBR berhasil meraih
laba bersih hingga mencapai Rp 1,09 triliun. Hasil tersebut tumbuh
sekitar 15,7 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2012
sebesar Rp 945 miliar.
Pencapaian laba bersih tersebut didukung oleh naiknya pendapatan
bunga dan syariah sebesar 17,5 persen menjadi Rp 5,97 triliun dari
Rp5,08 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Untuk pendapatan bersih bunga dan syariah tercatat meningkat sekitar
28 persen menjadi Rp 3,57 triliun pada kuartal III tahun ini.
meningkatnya pendapatan bunga ini banya didukung oleh sektor kredit.
Untuk informasi, hingga kuartal III tahun ini BJBR penyaluran kredit
BJBR didominasi oleh kredit pada sektor perdagangan, jasa dunia usaha
dan konstruksi. Ekspansi kredit BJBR tak lepas dari pertumbuhan Dana
Pihak Ketiga (DPK).
Untuk volume saham yang diperdagangkan sampai siang ini mengalami
peningkatan dibandingkan perdagangan akhir pekan lalu dimana sampai
siang ini banyak investor yang melakukan net buy hingga 7000 lot. Namun
untuk harga saham masih belum mengalami perubahan dari harga penutupan
perdagangan pekan lalu di Rp.930.
(RA/JA/VBN)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar